Perundungan Santri Mengaji di Masjid Agung Takalar

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagikan Berita

Pelaku Dibiarkan Tetap Mengaji Korban Perundungan Dikeluarkan, Korban dipukuli hingga Ditendang oleh Santri usia Sekitar Kelas 5

detiknews.net.com, Takalar – Perundungan santri kembali terjadi kali ini didalam Masjid Agung Takalar korban sekitar pukul 15.10  Selasa (27/01) sebelum sholat ashar.

SR santri murid kelas 3 SD korban perundungan ditempat pengajiannya di Masjid Agung Takalar. Korban mengalami kesakitan tepat dibagian bekas operasi tulang belakang.

CW yang melakukan penganiayaan tidak terima karena cekcok mulut akhirnya mendatangi SR lalu  memukul menggunakan tangan ke tubuh SR hingga terjatuh, tak puas melampiaskan amarahnya CW mendorong hingga SR terjatuh.

Baca Juga :  SMA Negeri 13 Kabupaten Takalar Mengucapkan Marhaban ya Ramadhan

Setelah terjatuh CW akhir menendang – nendang beberapa kali dibagian belakang tubuh SR hingga mengalami kesakitan, setelah penganiayaan itu malam hari SR baru menceritakan karena takut dimarahi orang tuanya.

Panitia Masjid Agung yang dikonfirmasi detik belum memberikan keterangan pasti soal rekaman penganiayaan, pada hal Masjid agung memiliki pengamanan kamera Cctv disepanjang sudut  masjid.

Baca Juga :  SMK Negeri 2 Kabupaten Takalar Mengucapkan Marhaban ya Ramadhan 1447 Hijriah

Panitia berdalih belum menemukan rekaman tersebut namun CW sudah mengakui bahwa ia melakukan itu karena marah SR.

Sementara itu Risa Ibu Korban mengaku akan mempertimbangkan kembali akan mengikutkan mengaji di Masjid agung Takalar jika tidak ada teguran kepada pelaku.

Dari pantauan Detik News, pelaku perundungan masih tetap dipertahankan mengaji sedangkan korban dikeluarkan tempat ia mengaji.(Iran/detiknews.net.com)

 

Berita Terkait

Pemerintah kabupaten takalar mendapat sorotan tajam oleh jaringan pertanian nasional(JPN) terkait gagal panen selama tiga tahun berturut-turut.
Maki Geram Ulah Karaoke Plus – plus Berulah di Galesong Utara Takalar
PDAM Takalar Gunakan Oknum Polisi Saat Penyegelan Air
APDESI Takalar Apresiasi aplikasi Takalar One Click Inovasi Berbasis Teknologi
DUGAAN PENIPUAN JUAL BELI TANAH DI GOWA RESMI DILAPORKAN KE POLRES GOWA
Kasus Pencurian dan Pengancaman Terungkap dalam 1×24 Jam, Unit Reskrim Polsek Bajeng Amankan Dua Pelaku
Kadis Perikanan Takalar, Camat Galesong Selatan dan Kades Kaluku Bodo Terima Kunjungan BI bersama tim Peneliti Unpar dr Survei dan In Depth Interview
Audit dana CSR PLN UIW NTB diduga jadi ATM pribadi.
Berita ini 48 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:58 WIB

Pemerintah kabupaten takalar mendapat sorotan tajam oleh jaringan pertanian nasional(JPN) terkait gagal panen selama tiga tahun berturut-turut.

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:38 WIB

Maki Geram Ulah Karaoke Plus – plus Berulah di Galesong Utara Takalar

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:54 WIB

PDAM Takalar Gunakan Oknum Polisi Saat Penyegelan Air

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:13 WIB

APDESI Takalar Apresiasi aplikasi Takalar One Click Inovasi Berbasis Teknologi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:23 WIB

DUGAAN PENIPUAN JUAL BELI TANAH DI GOWA RESMI DILAPORKAN KE POLRES GOWA

Berita Terbaru