aksi damai suara siri’ na pacce didepan kantor DPRD gowa menuntut bupati Gowa untuk mundur

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oppo_2

oppo_2

Bagikan Berita

detikNews-Net.com–gowa,aksi damai yang dilakukan oleh aliansi masyarakat Gowa ” suara siri’ na pacce Gowa berjalan damai.

Aksi tersebut menuntut agar bupati Gowa ibu Hj.husniah talenrang agar hadir pada sidang pansus yang akan diadakan pada 6/7/2026 di kantor DPRD Gowa.

Aksi tersebut menyuarakan agar ibu bupati memberikan kesaksian yang sebenarnya terkait tuduhan perselingkuhan yang sempat dituduhkan kepadanya.

“Kami meminta agar kiranya semua yang dituduhkan kepada harus di ungkapkan kebenarannya,,karena telah mencederai masyarakat Gowa,dimana Gowa sangat dikenal dengan budaya siri’ na pacce yang sudah menjadi pedoman hidup.”ungkap Zainuddin sebagai orator pada aksi tersebut.

Baca Juga :  Apresiasi Tim Hukum THP LAW OFFICE: M. ISHADUL Islam Akbar, S.H. Untuk IPTU Firman Atas Ketegasan dan Humanisme Dalam Penegakan Hukum Narkotika di Gowa Sesuai UU NO. 35 Tahun 2009

“Sebagai kepala daerah ibu bupati harusnya menjadi contoh suri tauladan bagi masyarakatnya bukan memberikan contoh yang tidak baik dan tidak pantas untuk ditiru” tambahnya.

“Rakyat gowa cuma mau kejelasan dan pengakuan dari ibu bupati tentang semua yang telah dituduhkan,karena semua bukti -bukti dan saksi semua membenarkan tindakan tercela tersebut.”tambahnya lagi

Baca Juga :  Wujud Sinergi, Anggota Arhanud Bersama Warga Gelar Kerja Bakti di Lingkungan Tamarunang

Aksi tersebut menuntut agar ibu bupati Gowa agar mundur,karena sudah membuat malu rakyat gowa terkait perselingkuhannya, siri’ na pacce di Gowa harus di pegang teguh dan harus ditegakkan di Gowa karena sudah menjadi adat istiadat dan Marwah masyarakat Gowa.

 

Laporan: jb


 

Berita Terkait

SELAMAT DATANG KEJATI BARU, JANGAN BIKIN MALU DI TANAH KELAHIRAN: USUT TUNTAS DUGAAN KORUPSI DANA HIBAH KONI RP15 MILIAR
Advokat Muda Asal Sinjai Soroti Dugaan Pengeroyokan Berujung Kematian di Morowali: Negara Wajib Menegakkan Hukum Tanpa Main Hakim Sendiri
Diduga Ingin Mendapatkan Dukungan Masyarakat Para Bazer dan Media Abal – Abal Jual Nama Kampus UIN Alauddin dan Mabes Polri
Kamu Bisa Melapor, Saya Bisa Bayar Polisi. Itulah Kata Pelaku Penganiayaan Perempuan Yang Kenyataannya Hingga Saat Ini Belum Di Tangkap
SPBU limbung diduga melakukan praktik pelansiran solar bersubsidi
APAK dan GRH Bantah Pernyataan Sekda Makassar Soal Dana Hibah KONI: Persoalan Utamanya Bukan Ada atau Tidak Ada Dasar Hukum Hibah, Tetapi Apakah Mekanismenya Sudah Memenuhi Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan?
Di Tengah Kebersamaan Rekan Media, Nasrun Dg Tarang Genap Berusia 46 Tahun
Pemerintah kabupaten takalar mendapat sorotan tajam oleh jaringan pertanian nasional(JPN) terkait gagal panen selama tiga tahun berturut-turut.
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:56 WIB

SELAMAT DATANG KEJATI BARU, JANGAN BIKIN MALU DI TANAH KELAHIRAN: USUT TUNTAS DUGAAN KORUPSI DANA HIBAH KONI RP15 MILIAR

Senin, 27 Juli 2026 - 17:52 WIB

Advokat Muda Asal Sinjai Soroti Dugaan Pengeroyokan Berujung Kematian di Morowali: Negara Wajib Menegakkan Hukum Tanpa Main Hakim Sendiri

Senin, 20 Juli 2026 - 19:54 WIB

Diduga Ingin Mendapatkan Dukungan Masyarakat Para Bazer dan Media Abal – Abal Jual Nama Kampus UIN Alauddin dan Mabes Polri

Senin, 20 Juli 2026 - 06:10 WIB

Kamu Bisa Melapor, Saya Bisa Bayar Polisi. Itulah Kata Pelaku Penganiayaan Perempuan Yang Kenyataannya Hingga Saat Ini Belum Di Tangkap

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:05 WIB

APAK dan GRH Bantah Pernyataan Sekda Makassar Soal Dana Hibah KONI: Persoalan Utamanya Bukan Ada atau Tidak Ada Dasar Hukum Hibah, Tetapi Apakah Mekanismenya Sudah Memenuhi Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan?

Berita Terbaru