Diduga PLT Disdikbud “Bermain” Soal Mutasi Kepsek

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagikan Berita

Lakindo Desak Timsel Kepsek Buka Hasil Ujian Kompetensi (UKOM)

 

Detik News.net.com, Takalar – Mutasi soal Kepala Sekolah atau Kepala UPT ber-soal. Dugaan Pelaksana Tugas  (PlT) Disdikbud Rifani ikut  “Bermain” Soal Mutasi Kepsek yang digelar beberapa waktu lalu.

Lakindo menduga ada permainan tidak sehat soal penempatan Kepsek yang didengungkan Bupati Takalar soal penempatan Kepala UPT sesuai dengan hasil Kompetensi, masing – masing Kepsek.

Baca Juga :  Kades JG Merasa Difitnah, Warga Nilai Tudingan Bandar Judi Togel dan Tembak Ikan Merugikan Nama Baik

Lakindo menduga bagaimana bisa PPPK yang notabenenya baru terangkat tahun kemarin (2024) bisa menjabat sebagai Kepala UPT sedangkan banyak yang senior dan banyak lagi lebih layak pengabdiannya menjadi Kepala UPT.

Belum lagi dengan penempatan Kepala UPT yang jauh Ke seberang ditempat kan hingga ke pulau. Ada lagi berdomisili di Kecamatan Mangara bombang ditempatkan di perbatasan Gowa dan Takalar.

Risa SH Analisis Lakindo mengungkapkan keprihatinannya melihat gerak cepat ala Pemerintah Daerah Takalar yang mengenyampingkan orang – orang hebat dan bisa dikalahkan dengan Kepsek yang lain.

Baca Juga :  LAKINDO Desak Audit Menyeluruh dan Penindakan Tegas Terkait Dugaan Penggelapan BBM Subsidi di Sulawesi Selatan

Risa menduga ini ada apa – apanya, ia meminta Timsel dan PLT Disdikbud Takalar harus membuka hasil ujian kompetensi atau hal ini kami akan laporkan ke kementerian pendidikan soal dugaan penyalahgunaan wewenang yang diduga dilakukan oleh Timsel dan PLT Kadis Pendidikan Kabupaten Takalar.(Bersambung/RAN-detiknews-net.com)

 

 

 

Berita Terkait

SELAMAT DATANG KEJATI BARU, JANGAN BIKIN MALU DI TANAH KELAHIRAN: USUT TUNTAS DUGAAN KORUPSI DANA HIBAH KONI RP15 MILIAR
Advokat Muda Asal Sinjai Soroti Dugaan Pengeroyokan Berujung Kematian di Morowali: Negara Wajib Menegakkan Hukum Tanpa Main Hakim Sendiri
Diduga Ingin Mendapatkan Dukungan Masyarakat Para Bazer dan Media Abal – Abal Jual Nama Kampus UIN Alauddin dan Mabes Polri
Kamu Bisa Melapor, Saya Bisa Bayar Polisi. Itulah Kata Pelaku Penganiayaan Perempuan Yang Kenyataannya Hingga Saat Ini Belum Di Tangkap
SPBU limbung diduga melakukan praktik pelansiran solar bersubsidi
APAK dan GRH Bantah Pernyataan Sekda Makassar Soal Dana Hibah KONI: Persoalan Utamanya Bukan Ada atau Tidak Ada Dasar Hukum Hibah, Tetapi Apakah Mekanismenya Sudah Memenuhi Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan?
Di Tengah Kebersamaan Rekan Media, Nasrun Dg Tarang Genap Berusia 46 Tahun
Pemerintah kabupaten takalar mendapat sorotan tajam oleh jaringan pertanian nasional(JPN) terkait gagal panen selama tiga tahun berturut-turut.
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:56 WIB

SELAMAT DATANG KEJATI BARU, JANGAN BIKIN MALU DI TANAH KELAHIRAN: USUT TUNTAS DUGAAN KORUPSI DANA HIBAH KONI RP15 MILIAR

Senin, 27 Juli 2026 - 17:52 WIB

Advokat Muda Asal Sinjai Soroti Dugaan Pengeroyokan Berujung Kematian di Morowali: Negara Wajib Menegakkan Hukum Tanpa Main Hakim Sendiri

Senin, 20 Juli 2026 - 19:54 WIB

Diduga Ingin Mendapatkan Dukungan Masyarakat Para Bazer dan Media Abal – Abal Jual Nama Kampus UIN Alauddin dan Mabes Polri

Senin, 20 Juli 2026 - 06:10 WIB

Kamu Bisa Melapor, Saya Bisa Bayar Polisi. Itulah Kata Pelaku Penganiayaan Perempuan Yang Kenyataannya Hingga Saat Ini Belum Di Tangkap

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:05 WIB

APAK dan GRH Bantah Pernyataan Sekda Makassar Soal Dana Hibah KONI: Persoalan Utamanya Bukan Ada atau Tidak Ada Dasar Hukum Hibah, Tetapi Apakah Mekanismenya Sudah Memenuhi Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan?

Berita Terbaru