Besar dari Anak Petani Hingga Menjadi Pejuang Rakyat di Gedung Rakyat

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagikan Berita

Moment Hari Pendidikan Nasional
Catatan Penting dari Anak Bangsa Untuk Generasi Muda

Siapa yang tidak mengenal sosok pria muda ini, namanya hampir terisi setiap sosial media. kariernya melejit kecerdasan dan nawaitu membangun negeri diperlihatkannya saat namanya disebut – sebut telah menjadi pengusaha sukses dan pendiri pondok pesantren Tahfidz Al Fatih Kalenna.

Sosok itu Irwan Iskandar, SE, M.Ak, CRA, Mappi (Cert) yang akrab disapa Daeng Iwang, meski usianya masih terbilang muda, namun kecerdasan, pendidikan dan pengalamannya yang ditempah dari kecil oleh sang ayah mendorong jiwanya membangun Kabupaten Takalar lewat Yayasan pendidikan dan kehadirannya sebagai wakil rakyat di DPR.

Kehadirannya di gedung Dewan sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Takalar merupakan wajah baru dan motivasi bagi kaum muda betapa pendidikan dan pengalaman hidup sederhana menjadi anak petani itu bisa menjadi modal yang kuat, selain membentuk moral bangsa dari anak petani.

Namun seperti apa ia memaknai moment dihari pendidikan, simak catatan kertas Irwan Iskandar, SE, M.Ak, CRA, Mappi (Cert) Wakil Ketua DPRD Kabupaten Takalar.

Baca Juga :  Building a Love of Reading: Tips and Strategies for Encouraging Kids to Develop a Reading Habit

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 

Refleksi pendidikan, untuk setiap anak desa 

Ayah saya adalah petani

Setiap sore setelah pulang sekolah atau jika libur sekolah, pagi dan sore harinya saya selalu membantu beliau menggarap 1 petak sawah kecil seluas 8 are yang ada di belakang rumah. 

Ayah selalu bercerita kalau sawah itu adalah pemberian dari neneknya sebagai hadiah ketika dia menikah dengan ibu saya waktu itu 

Selain rumah panggung sederhana dan satu ekor kerbau, sawah inilah harta yang sangat berarti buat kami. 

Sayang sekali, saat saya masuk SMP sekitar tahun 2000, kerbau yang tiap pagi saya antar ke sawah sebelum ke sekolah, harus dijual untuk dibelikan motor bekas yang akan digunakan ayah untuk menjual sayur di Makassar. 

Saya tidak pernah senang ke sawah, terkadang jadwal main bola liga super kampung seringkali batal karena striker andalannya tidak hadir 😂, jadwalnya bertabrakan dengan jadwal rutin mengairi kacang panjang yang hampir panen. 

Baca Juga :  Aktivis Pendidikan Heran Hampir 80 Persen Sekolah di Takalar Berlangganan Koran yang Bukan Pendidikan

Ibu saya selalu bilang “kalau kamu rajin ke sekolah, nanti kamu dapat kerjaan di Makassar dan tidak ke sawah lagi”. 

Alhamdulillah, berkat pendidikan dan doa orang tua, saya PERNAH jadi direktur utama di dua perusahaan yang berbeda serta saya juga pernah jadi PENILAI PUBLIK lulusan termudah seluruh Indonesia bersertifikat dari kementerian keuangan. 

RAJINLAH SEKOLAH

SEKOLAH YANG BENAR

KARNA PENDIDIKAN ADALAH TANGGA AJAIB MERUBAH HIDUP

SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL 

02 MEI 2026

IRWAN ISKANDAR 

(Wakil Ketua DPRD Kab. Takalar)”

Karier Irwan bukan ditempuh dengan jalan kebetulan, usaha dan kerja kerasnya pria yang Lahir di Pajangengang, Desa Kalenna Bontongape kab. Takalar, perna menjadi Auditor Kantor Akuntan Publik ( KAP ) selama kurang lebih 13 tahun, Penilai Publik bidang Aset Tetap (Appraisall) selama kurang lebih 9 tahun, serta pengalaman memimpin perusahaan di beberapa bidang usaha yang berbeda, aktif di HIPMI, AMPI, MAPPI dan beberapa organisasi lainnya.(Ran/detiknews.net.com)

 

Berita Terkait

Aktivis Pendidikan Heran Hampir 80 Persen Sekolah di Takalar Berlangganan Koran yang Bukan Pendidikan
Marah Dipantau LSM dan Media Ketua P2SP SMK 4 Kab.Takalar Catut Nama Kejaksaan Hingga Jamin Bahan yang Digunakan dan Material Berlebel SNI
Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity
Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix
Building a Love of Reading: Tips and Strategies for Encouraging Kids to Develop a Reading Habit
Equity and Access in Indonesian Education: Addressing Disparities
Berita ini 193 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:20 WIB

Besar dari Anak Petani Hingga Menjadi Pejuang Rakyat di Gedung Rakyat

Senin, 9 Februari 2026 - 11:12 WIB

Aktivis Pendidikan Heran Hampir 80 Persen Sekolah di Takalar Berlangganan Koran yang Bukan Pendidikan

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:55 WIB

Marah Dipantau LSM dan Media Ketua P2SP SMK 4 Kab.Takalar Catut Nama Kejaksaan Hingga Jamin Bahan yang Digunakan dan Material Berlebel SNI

Kamis, 30 Maret 2023 - 19:21 WIB

Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:10 WIB

Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Berita Terbaru