Bupati Takalar Prank Staf Desa Se Kabupaten Takalar Soal THR

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Bagikan Berita

Ilustrasi

detiknews.net.com, Takalar – Bupati Takalar diduga memprank sejumlah Staf Desa Se Kabupaten Takalar tentang pernyataan kontroversi soal dana Rp 45 miliar untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN), upah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Para Kades, perangkat Desa dan BPD Desa. serta insentif Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).

Dana yang dijanjikan tersebut menjelang hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah tersebut juga mencakup gaji dan tunjangan bagi kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga guru mengaji.

Baca Juga :  PDAM Takalar Gunakan Oknum Polisi Saat Penyegelan Air

Namun pernyataan itu diduga hanya prank untuk membuat telinga para staf Desa senang. Pada hal Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye, memastikan bahwa realisasi pembayaran THR bagi ASN akan dimulai pada Jumat, 13 Maret 2026, dan ditargetkan rampung menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Detik News mendatangi beberapa Desa dan para stafnya namun hingga berita ini diturunkan, para staf kebanyakan diantaranya mengeluh karena anggaran tidak cair hingga minus 2 hari menjelang lebaran.

Irwan, SH penggiat sosial mengungkapkan, ya namanya saja orang yang mengemban jabatan politik jadi steatment atau pernyataan pasti berbau politik asal bisa menjanji saja soal realisasi ya soal nanti.

Baca Juga :  Kasus Pencurian dan Pengancaman Terungkap dalam 1x24 Jam, Unit Reskrim Polsek Bajeng Amankan Dua Pelaku

Irwan juga menyayangkan, hari kemenangan telah tiba sedangkan kebahagian para pejuang pelayan negara di Desa nasibnya menunggu nanti pada hal moment penting ini merupakan senyuman kebahagian keluarganya meski jumlahnya tidak seberapa, tambahnya.

Sementara itu dari pantauan Detik, libur dimulai hari rabu (18/03) pencairan tidak dapat dilakukan oleh Bank karena dipastikan semua aktivitas berjalan dalam kondisi cuti bersama.(Ris/detikNews)

Berita Terkait

Pemerintah kabupaten takalar mendapat sorotan tajam oleh jaringan pertanian nasional(JPN) terkait gagal panen selama tiga tahun berturut-turut.
Maki Geram Ulah Karaoke Plus – plus Berulah di Galesong Utara Takalar
PDAM Takalar Gunakan Oknum Polisi Saat Penyegelan Air
APDESI Takalar Apresiasi aplikasi Takalar One Click Inovasi Berbasis Teknologi
DUGAAN PENIPUAN JUAL BELI TANAH DI GOWA RESMI DILAPORKAN KE POLRES GOWA
Kasus Pencurian dan Pengancaman Terungkap dalam 1×24 Jam, Unit Reskrim Polsek Bajeng Amankan Dua Pelaku
Kadis Perikanan Takalar, Camat Galesong Selatan dan Kades Kaluku Bodo Terima Kunjungan BI bersama tim Peneliti Unpar dr Survei dan In Depth Interview
Audit dana CSR PLN UIW NTB diduga jadi ATM pribadi.
Berita ini 149 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:58 WIB

Pemerintah kabupaten takalar mendapat sorotan tajam oleh jaringan pertanian nasional(JPN) terkait gagal panen selama tiga tahun berturut-turut.

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:38 WIB

Maki Geram Ulah Karaoke Plus – plus Berulah di Galesong Utara Takalar

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:54 WIB

PDAM Takalar Gunakan Oknum Polisi Saat Penyegelan Air

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:13 WIB

APDESI Takalar Apresiasi aplikasi Takalar One Click Inovasi Berbasis Teknologi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:23 WIB

DUGAAN PENIPUAN JUAL BELI TANAH DI GOWA RESMI DILAPORKAN KE POLRES GOWA

Berita Terbaru